Pengembangan Strategi Public Relations Menggunakan Pendekatan Marketing Mix dan Sostac terhadap Produk Pariwisata

Herdi Andrariladchi, Bugi Satrio Adiwibowo

Abstract


Abstract. The purpose of this research to develop the public relations strategy with marketing mix and SOSTAC approach in Belitung tourism. The method of this research was qualitative research with case studies typ in Belitung tourisms. The data sourced from key informant interviewee, field observation, and journal analysis who has related link with this research. All data collected, and analyzed with marketing mix and SOSTAC approach from public relations perspective, then continued to analyzed with SWOT method to mapped the strength, weakness, opportunity and the threat. The results are tourism development in Belitung not involve public relations inside. Low of tourism identification object to fulfil the tourist needs, low of control and evaluation from every process, result in the Belitung tourism was not on the track. Low of price transparency commitment also result in negative perception from the tourist. Next, low of communication between all stakeholders bring about inconsistency of local regulation interpretation regarding tourism concept of Belitung. From that analysis above, the public strategy development offered was develop and maintain the stakeholder relationship (management public relations), do identification and mapping the potential problem will happen and give the solutions to solve the problem (crisis public relations), carry out monitoring and control activity to the tourist to get feedback and carry out communication to all stakeholder (external public relations management), and carry out socialization and publication (public relations campaign).

Keywords: Public Relations Strategy, SOSTAC, SWOT, Belitung Tourism.

Abstrak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan strategi hubungan masyarakat dengan bauran pemasaran dan pendekatan SOSTAC di pariwisata Belitung. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus pada pariwisata Belitung. Data bersumber dari informan kunci yang diwawancarai, observasi lapangan, dan analisis jurnal yang memiliki hubungan terkait dengan penelitian ini. Semua data dikumpulkan, dan dianalisis dengan bauran pemasaran dan pendekatan SOSTAC dari perspektif hubungan masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan analisis metode SWOT untuk memetakan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman. Hasilnya adalah pengembangan pariwisata di Belitung tidak melibatkan hubungan masyarakat di dalamnya. Rendahnya objek identifikasi pariwisata untuk memenuhi kebutuhan wisatawan, rendahnya kontrol dan evaluasi dari setiap proses, mengakibatkan pariwisata Belitung tidak berada di jalurnya. Rendahnya komitmen transparansi harga juga menghasilkan persepsi negatif dari wisatawan. Selanjutnya, rendahnya komunikasi antara semua pemangku kepentingan menyebabkan inkonsistensi interpretasi peraturan daerah tentang konsep pariwisata Belitung. Dari analisis di atas, pengembangan strategi publik yang ditawarkan adalah mengembangkan dan menjaga hubungan pemangku kepentingan (manajemen hubungan masyarakat), melakukan identifikasi dan memetakan potensi masalah yang akan terjadi dan memberikan solusi untuk menyelesaikan masalah (krisis hubungan masyarakat), melakukan pemantauan dan mengontrol kegiatan kepada wisatawan untuk mendapatkan umpan balik dan melakukan komunikasi dengan semua pemangku kepentingan (manajemen hubungan masyarakat eksternal), dan melakukan sosialisasi dan publikasi (kampanye hubungan masyarakat).

Kata Kunci: Strategi Humas, SOSTAC, SWOT, Pariwisata Belitung


Keywords


Strategi Humas, SOSTAC, SWOT, Pariwisata Belitung

Full Text:

PDF

References


Cirikovic Elida. (2014). Marketing Mix in Tourism.http://www.dukagjinicollege.eu/r esearch/Elida%20Cirikovic(fq_135-141).pdf. Diunduh pada 16 April 2018.

Hobss Micthell dan Mann Alana. (Tanpa Tahun).Public Relations: Strategy and Tactics.http://lib.oup.com.au/he/media_journalis m/Chalkley_CDMEL2e_Online.pdf. Diunduh pada 17 Desember 2017.

Koutoulas Dimitris. (2004). Understanding the Tourist Product. Interim symposium of the Research Committee on International Tourism (RC 50) of the International Sociological Association (ISA). https:// www.researchgate.net/publication/280317594_Understanding_the_Tourism_Product. Diunduh pada 20 November 2018.

Khotimah Khusnul, Wilopo, dan Hakim Luckman. (2017). Strategi Pengembangan Destinasi Pariwisata Budaya (Studi Kasus pada Situs Trowulan sebagai Pariwisata Budaya Unggulan di Kabupaten Mojo- kerto).https://media.neliti.com/media/publ ications/87665-ID-strategipengembangan- destinasi-pariwisa.pdf. Diunduh pada 11 November 2018.

Mainardes, Ferreira and Raposo. (2014). Startegy and Strategic Management Concepts: Are They Recognised By Management Students. Journal of Business Administra- tion and Management, Vol. 1, XVII. http://www.fucape.br/_public/producao_c ientifica/2/Strategy%20And%20Strategic. pdf. Diunduh pada 19 April 2018.

Nawangsari Dyanita, Muryani Chatarina, Utomowati Rahning. (2018). Pengem- bangan Wisata Pantai Desa Watu Karung dan Desa Sedang Kabupaten PACTAN Tahun 2017. https://jurnal.uns.ac.id/ GeoEco/article/d ownload/19172/15196. Diunduh pada 11 November 2018.

Narwastu Florentiana Woro. (2017). Marketing Mix In Tourism. https://www.linkedin.com/pulse/marketing-mix-tourism-florentina-woro. Diakses pada 19 Agustus 2018.

Nickols Fred., Strategy Definitions & Meanings. (2016). Hand Book. http://www.nickols.us/strategy_definitio ns.pdf. Diunduh pada 19 April 2018.

Petrovici Amalia. (2014). Public Relations in Tourism. A Research on The Perception of The Romanian Public Upon Responsible Tourism. Procedia – Social and Behavioral Sciences 163




DOI: http://dx.doi.org/10.33376/ik.v3i2.236

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Google Scholar  Scientific Indexing Services Sinta
 
logo services


Flag Counter
 

 

Copyright of Communication Design : Jurnal InterKomunika

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.