STRATEGI KOMUNIKASI CONTENT CREATOR @ijoeel MENAMPILKAN KOTA JAKARTA MELALUI AKUN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM

Tengku Fathur Rizky, Wirda Yulita Putri

Abstract


Penggunaan Strategi Komunikasi dibutuhkan oleh Content Creator dalam menampilkan konten agar pesan yang tersampaikan dengan efektif. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Kualitatif Deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara kepada key informan, tiga followers setia, dan data pendukung berupa data insight overview. @ijoeel dalam mengenal khalayaknya menggunakan fitur analitik atau insight overview yang dapat menjabarkan usia, gender, dan berasal darimana audience yang mengikuti. Dengan demikian, menampilkan kota Jakarta merupakan tujuan dalam menampilkan konten tersebut setelah mengenal audience yang merupakan 51.3% berasal dari Jakarta dan merupakan generasi milenial yang berusia 24-34 tahun. Agar pesan dapat tersampaikan, electronic word of mount diperlukan dalam menulis judul atau caption sehingga konten dan pesan dapat tersampaikan dengan menggunakan foto dan video yang menggambarkan kota Jakarta dari sudut pandang yang lebih menarik dan informatif, media yang digunakan oleh @ijoeel dalam menampilkan kota jakarta adalah media sosial Instagram. Maka dengan itu penggunaan langkah strategi komunikasi oleh content creator @ijoeel dalam menampilkan kota Jakarta melalui media sosial Instagram sangat diperlukan agar pesan yang terdapat dalam konten tersampaikan secara efektif.

Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Konten, Instagram, Content Creator


Full Text:

PDF

References


Arifin, A. (1984). Strategi Komunikasi : Sebuah Pengantar Ringkasan. Armico.

Arriagada, A., & Ibáñez, F. (2020). “You Need At Least One Picture Daily, if Not, You’re Dead”: Content Creators and Platform Evolution in the Social Media Ecology. Social Media and Society, 6(3), 1–12. https://doi.org/10.1177/2056305120944624

Atmoko, B. D. (2012). Instagram Handbook. Gramedia Pustaka Umum.

Denis, M. (2011). Teori komunikasi massa." Buku satu (Sixth). Penerbit Salemba Humanika.

Dominick, J. R. (2008). The Dynamics Of Mass Comuniccation : Media In The Digital Age 10th. Mc Graw Hill.

Effendy, O. (1981). Dimensi-dimensi Komunikasi. PT Alumni.

Effendy, O. (2004). Ilmu Komunikasi : Teori dan Praktek. PT RosydaKarya.

Ellingsen, S. (2014). Seismic shifts: Platforms, content creators and spreadable media. Media International Australia, 150, 106–113. https://doi.org/10.1177/1329878x1415000121

Hermawan, D. (2018). Content Creator dalam Kacamata Industri Kreatif: Peran Personal Branding dalam Media Sosial. E-Jurnal Universitas Katolik Parahyangan, 1, 1–12. https://repository.unpar.ac.id/bitstream/handle/123456789/7824/maklhsc472_Daniel_Content creator-p.pdf?sequence=1&isAllowed=y

Hidayat, D. N. (2003). Paradigma dan Metodelogi Penelitian Sosial Empirik Klasik. . Jakarta. Departemen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Inddonesia.

Kopf, S. (2020). “Rewarding Good Creators”: Corporate Social Media Discourse on Monetization Schemes for Content Creators. Social Media and Society, 6(4). https://doi.org/10.1177/2056305120969877

Kriyantono, R. (2014). Teknik praktis riset komunikasi. Prenada Media.

Latifah, F., & Lubis, R. (2020). Digitalization of ZISWAF Development in Indonesia. 1(1), 140–147. https://doi.org/10.4108/eai.21-9-2019.2293962

Meleong, L. J. (2007). Metode Penelitian Kualitatif. edisi revisi Bandung: PT Rosdakarya (Revisi). PT RosydaKarya.

Nabilla, R., & Putra, A. (2019). Komunikasi Interpersonal Youtuber Video Parodi Dengan Subscriber Di Bandung. EProceedings of …, 6(2), 4864. https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/management/article/view/10525

P, R. (2020). Daya Tarik Interaksi Dunia Maya (Studi perilaku Phubbing Generasi Milenial). Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 8(1), 96–105. https://doi.org/10.26618/equilibrium.v8i1.3130

Puspitarini, D. S., & Nuraeni, R. (2019). Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Media Promosi (Studi Deskriptif pada Happy Go Lucky House). Jurnal Common, 3(1), 71–80. https://doi.org/10.34010/COMMON.V3I1.1950

Rangkuti, F. (2009). Strategi Promosi yang Kreatif dan Analisis Kasus Integrated Marketing Communication. Gramedia Pustaka.

Sahar, A. (2014). Fenomena New Media 9gag. Jurnal Komunikasi, 1–21.

Saputera, R., & Tamburian, D. (2019). Pemanfaatan Media Sosial Instagram oleh Endorser dalam Membangun Citra Diri. Prologia, 2(2), 473. https://doi.org/10.24912/pr.v2i2.3732

Siautta, F. A. (2021). Peran content creator dalam aktivitas digital marketing pada dialect [UKWMS]. http://repository.ukwms.ac.id/id/eprint/30503/1/ABSTRAK.pdf

Sitorus, N., & Azir, I. D. A. (2021). Enhancing Students’ Reading and Listening Skills by Using Social Media Language Learning (SMLL) Approach through Features on Instagram Verified Accounts. Ethical Lingua: Journal of Language Teaching and Literature, 8(2), 346–356. https://doi.org/10.30605/25409190.310

Straykh, N. (2018). Communication Theories and Design Practices Of Strategic Communication in Social Field. Lomonosov Moscow State University Russia. Lomonosov Moscow State University.

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (VII). Alfabeta.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. IKAPI M.

Sukmawati, I. D., Pujiani, T., & Almustaflikhah, N. (2022). Being Content Creator to Improve Students’ Self-confidence in Speaking English: A Case Study at Fun English Club of Harapan Bangsa University. J-LEE: Journal of Law, Economics, and English, 4(1), 2–8.

Sundawa, Y. A., & Trigartanti, W. (2018). Fenomena Content Creator di Era Digital. Prosiding Hubungan Masyarakat, 4(2), 438–443. karyailmiah.unisba.ac.id

Zarella, D. (2010). The Social Media Marketing Book Canada. Oreilly Media. Inc.

Zhang, L., Vázquez, C., & Knorr, S. (2011). 3D-TV content creation: Automatic 2D-to-3D video conversion. IEEE Transactions on Broadcasting, 57(2 PART 2), 372–383. https://doi.org/10.1109/TBC.2011.2122930




DOI: http://dx.doi.org/10.33376/is.v5i1.2060

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Google Scholar Crossref Crossref

free hit counter

Flag Counter