Aplikasi Mobile Pretty Up terhadap Body Image Para Wanita

Kiki Utami Utami

Abstract


Perkembangan digitalisasi yang ditandai oleh kemajuan di bidang telekomunikasi dan informasi salah satunya internet telah memunculkan banyak produk teknologi yang digital dan bernilai tambah bagi kehidupan manusia, antara lain sosial media dan aplikasi-aplikasi pada ponsel pintar yang dapat berbasis teknologi IoS dan android. Adapun perkembangan aplikasi mobile yang semakin maju tersebut membantu penggunanya untuk dapat berkomunikasi secara efektif, mendapatkan layanan sesuai yang diharapkan serta memperoleh nilai tambah secara berkelanjutan dari penggunaan aplikasi tersebut. Secara rinci fokus utama pada riset ini ialah pembahasan aplikasi Pretty Up yang dapat membantu penggunanya yakni remaja wanita di Indonesia untuk membentuk emosi terhadap tubuhnya, seperti perasaan bangga, malu, puas, atau tidak puas, dimana bentuk tubuh yang ideal bagi seorang kaum hawa ialah hal yang penting karena mempengaruhi aktivitas sehari harinya dan rasa percaya diri. Landasan teori yang digunakan pada riset ini memfokuskan pada konsep mobile aplikasi dan digital media sebagai bagian dari media baru yang berkembang seiring perkembangan teknologi. Riset ini menggunakan metode riset kualitatif deskriptif dimana memakai teknik pengumpulan data dari pengamatan, wawancara dan telaah dokumentasi. Hasil riset memberikan hasil bahwa seluruh nara sumber riset ini mengakui dan menyadari bahwa aplikasi Pretty Up sangat berpengaruh positif dalam membentuk emosi terhadap tubuhnya, seperti perasaan bangga, malu, puas, atau tidak puas, yang mana hal ini sangat dibutuhkan untuk memotivasi diri mereka untuk tampil lebih baik lagi secara konsisten. Secara singkat citra tubuh yang ideal tentunya ialah harapan dari semua kaum hawa dan aplikasi Pretty Up berusaha membantu mewujudkan hal tersebut baik secara langsung dan atau tidak langsung secara efektif

Keywords


Aplikasi, Pretty Up, Body Image, Teknologi

Full Text:

PDF

References


Anderson, M. & Jiang, J. (2018). Teen, social media & technology. http://www.pewinternet.org/2018/05/31/teens-social-media-technology-2018/.

Bourdieu, P. (1984). Distinction : A Social critique of the judgment of taste. Paris:Les edition de minuit. https://doi.org/10.4324/9781315870854.

Griffin, EM. A. (2012). First Look at Communication Theory (ed.8) New York, USA: McGraw-Hill Companies.

Hawks, et al. (2008). Classroom approach for managing dietary retraint, negative eating styles, and body image concern among collage women. Journal of American college health.

Holland, G. & Tiggermann, M. (2016). A systematic review of the impact of the use of social networking site on body image and disordered eating outcomes. Body image, 17. (h. 1100-110).

Irwanto, et al. (2020). Penggunaan skincare dan penerapan konsep beauty 4.0 pada media sosial (studi netnografi wanita pengguna Instagram). Journal komunikasi (vol. 11 no. 2).

Jaewon & Bhurthun. (2013). Body weight perception and weight control practices among teenagers. Research article. ISRN nutrition.

Kimbrough, A. M., Guadagno, E.E., Muscanell, N. L., & Dill, J. (2013). Gender differences in mediated communication: Women connect more than do men computers in human behavior, 29 (3), 896-900. Doi: 10.1016/j.chb.2012.12.005

Kuswarno (2015). Potret Wajah Masyarakat Digital Indonesia. Jurnal Communicate (Vol. 1, h. 47–54)

Littlejohn, S. W., Karen A. Foss., John G. Oetzel. (2017). Theories Of Human Communication (11th ed.). USA. Waveland Press, Inc.

Liu, K. Jcky. (2013). Idol worship, religiosity, and self esteem among university and secondary student in hongkong. Discovery-SS student E-journal (Vol. 2, 2013, h. 15-28).

Mclean, S. A., Paxton, S. J., & Wertheim, E. H. (2016). The role of media literacy in body dissatisfaction and disordered eating : A systematic review. Body Image, 19, 9-23. Doi: 10.1016/j.bodyim.2016.08.002.

Monique, et al., (2019). “Can I look like her?”: Body image of adolescent girls who use social media.

Monique, et al., (2001). Celebrity worship and body image among young girls fans of K-Pop girl groups. Humanitas Indonesia psychological journal (vol. 18, p. 100-111).

Phares, V., Steinberg, A. R., &Thompson, J. K. 2004. Gender differences in peer and parental influences: Body image disturbance, self-worth, and psychological functioning in preadolescent children. Journal of youth and adolescence, 33 (5). 421-429.

Santrock, J. W. (2006). Adolescence: Perkembangan remaja (ed. 6). Jakarta: Penerbit Erlangga.

Seawell, A. H. & Danorf-Burg, S. (2005). Body image and sexuality in woman with and without systematic lupus erythematosus. Sex Roles, 5 (11/12), (h. 865-876)

Usman (2018). Kontrol diri dan memuja selebritas. Proceedings of ASBBS (Vol.16).

Uzuegbunam & Chikezie. (2021). Digital Communication Technologies: Concepts, practice and tends. Section F. Information and Media studies.

Wolf (2002). The Beauty Myth : How Images of Beauty Are Used Against Women. HarperCollins Publisher Inc, New York.

World Health Organization (WHO). (2015). Adolescent Development : Topics adt Glance.http://www.who.int/maternal_child_adolescent/topics/adolescence/dev/en/#

https://databoks.katadata.co.id/ Di akses pada tanggal 15 Desember 2022




DOI: http://dx.doi.org/10.33376/ik.v7i2.1798

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Google Scholar  Scientific Indexing Services Sinta
 
logo services


Flag Counter
 

 

Copyright of Communication Design : Jurnal InterKomunika

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.